Minat Pekebun dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat di Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara

  • M. Ridho Izhari Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Silvia Nora Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Hadi Wijoyo Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: minat, benih unggul bersertifikat, pekebun, kelapa sawit

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq), salah satu komoditas andalan Indonesia, memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara, terutama dalam pembangunan agroindustry. Berdasarkan Programa Kecamatan Marbau bahwa hasil produksi (ton) kelapa sawit di Kecamatan Marbau menunjukkan rata-rata produksi hanya sekitar 17,40 ton/ha/tahun. Angka ini menunjukkan bahwa produksi kelapa sawit di Kecamatan Marbau masih belum maksimal. Salah satu penyebab tinggi rendahnya produksi tanaman kelapa sawit yaitu dipengaruhi oleh benih yang digunakan. Benih kelapa sawit unggul adalah tanaman yang mudah tumbuh dan memiliki sifat unggul yang menunjukkan sifat asli induknya dan aman dari penyakit dan hama. Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam penggunaan benih unggul bersertifikat tanaman kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun dalam penggunaan benih unggul bersertifikat tanaman kelapa sawit tergolong sedang dengan persentase sebesar 67,13%. Faktor – faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat dalam penggunaan benih unggul bersertifikat tanaman kelapa sawit antara lain pengalaman berusahatani (X1), kosmopolitan (X2), peran kelompok tani (X4) dan lingkungan sosial (X6). Sedangkan peran penyuluh (X3) dan harga benih (X5) tidak berpengaruh signifikan terhadap Y (minat pekebun).

References

Adawiyah, R., Wijayanto, H., & Hartono, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Kelapa Sawit Di Desa Lembah Hijau 1 Kabupaten Ketapang. Bussman Journal: Indonesian Journal Of Business And Management, 3(1), 481–496. https://Doi.Org/10.53363/Buss.V3i1.145

Aningtyaz, N., Harniati, & Kusnadi, D. (2020). Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Pada Pertanian Perkotaan Melalui Budidaya Sayuran Secara Vertikultur Di Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 579–588. Https://Doi.Org/10.47492/Jip.V1i3.116

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024a). Statistik Indonesia (Direktorat Diseminasi Statistik, Ed.; Vol. 52). Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024b). Statistik Kelapa Sawit Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Labuhanbatu Utara. (2023). Kabupaten Labuhanbatu Utara Dalam Angka 2023.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2024). Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka. Bps Sumattera Utara.

Bahari, R., Abubakar, & Azzahra, F. (2024). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Anak Petani Dalam Melanjutkan Usahatani Di Desa Curug Kecamatan Klari Kabupaten Karawang. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 272–277. Https://Doi.Org/10.25157/Ma.V10i1.11647

Efendi, A. P., Chairudin, Afrillah, M., & Lizmah, S. F. (2023). Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Berdasarkan Klaster Umur. Jurnal Ilmu Pertanian, 8(1), 60–67. Https://Doi.Org/10.35329/Agrovital.V8i1. 3831

Harimurti, S., Varina, F., & Erwandri, E. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Menggunakan Benih Varietas Unggul Pada Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Pasar Terusan. Jurnal Pertanian Agros, 25(4), 4162–4168.

Pinem, L. J., & Pratiwi, M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Memilih Benih Kelapa Sawit. Agriprimatech, 3(2), 2621–6566. Https://Doi.Org/10.34012/Agriprimatech.V3i2.921

Priambodo, O. N., & Sirait, A. (2024). Penggunaan Drone Pada Pencegahan Hama Ulat Kantong (Clani Tertia) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan. Agritech Jurnal Ilmu - Ilmu Pertanian, Xxvi(1), 13–17. Https://Doi.Org/10.30595/Agritech.V26i1.22179

Rahayu, A. M., & Bulkis. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Menggunakan Benih Varietas Unggul Bersertifikat Dalam Usahatani Padi. Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 212–217. Https://Doi.Org/10.35329/Agrovital.V9i2.5682

Rahmansyah, M. U. P., Wibowo, A., & Rusdiyana, E. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Dalam Berusahatani Talas Beneng Di Kabupaten Majalengka. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(2), 101–115.

Https://Doi.Org/10.61722/Jmia.V2i2.4192

Rosyid, Z. (2021). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Berusahatani Tebu (Studi Kasus Di Desa Kertosari Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo). Agribios : Jurnal Ilmiah, 19(1), 15–28.

Https://Doi.Org/10.36841/Agribios.V19i1.950.

Safita, I., & Azizah, S. (2024). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Minat Pemuda Desa Modopuro Kecamatan Mojosari Di Kawasan Industri Kabupaten Mojokerto Dalam Melakukan Usaha Peternakan Itik. Journal Of Agriprecision & Social Impact, 1(1), 55–71. Https://Doi.Org/10.62793/Japsi.V1i1.5

Senewe, R. E., Pesireron, M., & Sahetapy, B. (2023). Penyakit Busuk Pangkal Batang (Bpb) Tanaman Kelapa Sawit Oleh Patogen Ganoderma Spp. Journal Of Top Agriculture (Top Journal), 1(2), 65–73. Https://Doi.Org/10.56854/Jta.V1i2.131

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif (Setiyawami, Ed.). Alfabeta, Cv.

Suhendra, A. (2023). Faktor Bauran Pemasaran Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Pada Benih Tanaman Buah: Studi Di Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Journal Of Islamic Economics And Banking, 2(1), 13–24.