Peran Kelompok Wanita Tani sebagai Unit Produksi dalam Ketahanan Pangan Keluarga
Keywords:
kelompok wanita tani, unit produksi, ketahanan pangan, peran
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Kelompok Wanita Tani (KWT) ‘Melati’ sebagai unit produksi dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran KWT ‘Melati’ sebagai unit produksi berada pada kategori sangat berperan. Hal ini tercermin dari berbagai aktivitas produksi pangan, seperti pemanfaatan lahan pekarangan, pengemasan hasil panen dari demplot kelompok, dan distribusi hasil produksi yang mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga anggota. Temuan ini menegaskan bahwa KWT memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui kegiatan ekonomi berbasis pertanian lokal.References
[1] Rumawas VV, Nayoan H, Kumayas N. Peran Pemerintah Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan (Studi Dinas Ketahanan Pangan Minahasa Selatan). Governance. 2021;1(1):1–12.
[2] Wityasari A. Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang [Internet] [Skripsi/Tesis]. Universitas Brawijaya; 2021 [cited 2025 Mar 5]. Available from: http://repository.ub.ac.id/
[3] Badan Pusat Statistik (BPS). Profil Ketahanan Pangan Indonesia 2023. Jakarta: BPS; 2023.
[4] Sa’idah F, Nasruddin, Madnasir. Peran Serta Kelompok Wanita Tani dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga dengan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Berbasis Green Economy. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis. 2023;5(4):937–942.
[5] Margayaningsih DI. Peran Kelompok Wanita Tani Di Era Milenial. Publiciana. 2020;13(1):52–64.
[6] Sugiyono. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Ed ke-2. Bandung: Alfabeta; 2020.
[7] Supatminingsih T. Manajemen Sumber Daya Manusia. Ed ke-1. Malang: Literasi Nusantara; 2022.
[8] Karima N, Nurfadillah S, Astuti D. Pengaruh Usia, Pendidikan, dan Pengalaman terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis. 2018;15(2):45–60.
[9] Febianti A, Shulthoni M, Masrur M, Safi'i MA. Pengaruh tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja di Indonesia. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 2023;2(3):198-204.
[10] Gusti AK. Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Pola Pikir dan Adopsi Inovasi Petani. Jurnal Agribisnis Indonesia. 2021;9(1):77-89.
[2] Wityasari A. Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang [Internet] [Skripsi/Tesis]. Universitas Brawijaya; 2021 [cited 2025 Mar 5]. Available from: http://repository.ub.ac.id/
[3] Badan Pusat Statistik (BPS). Profil Ketahanan Pangan Indonesia 2023. Jakarta: BPS; 2023.
[4] Sa’idah F, Nasruddin, Madnasir. Peran Serta Kelompok Wanita Tani dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga dengan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Berbasis Green Economy. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis. 2023;5(4):937–942.
[5] Margayaningsih DI. Peran Kelompok Wanita Tani Di Era Milenial. Publiciana. 2020;13(1):52–64.
[6] Sugiyono. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Ed ke-2. Bandung: Alfabeta; 2020.
[7] Supatminingsih T. Manajemen Sumber Daya Manusia. Ed ke-1. Malang: Literasi Nusantara; 2022.
[8] Karima N, Nurfadillah S, Astuti D. Pengaruh Usia, Pendidikan, dan Pengalaman terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis. 2018;15(2):45–60.
[9] Febianti A, Shulthoni M, Masrur M, Safi'i MA. Pengaruh tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja di Indonesia. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 2023;2(3):198-204.
[10] Gusti AK. Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Pola Pikir dan Adopsi Inovasi Petani. Jurnal Agribisnis Indonesia. 2021;9(1):77-89.