PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN KALE CURLY

  • Dini Ayu Triwahyuni Program Studi Teknologi Produksi dan Pengembangan Masayarakat Pertanian, Sekolah Vokasi IPB University, Jl. Kumbang No.14, Kota Bogor, Jawa Barat 16128
  • Agief Julio Pratama Pusat Studi Agraria IPB University, Jl. Raya Pajajaran, Kota Bogor 16129
  • Tri Budiarto Pusat Studi Agraria IPB University, Jl. Raya Pajajaran, Kota Bogor 16129
Keywords: Kale curly, jamur keberuntungan abadi, plant growth promoting rhizobacteria, pupuk organik cair, kebun rosy’s veggies

Abstract

Kale curly (Brassica oleracea var. sabellica) sayuran bernilai gizi dan ekonomi tinggi yang berpotensi dikembangkan di Indonesia. Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman Kale curly, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pupuk organik cair yang tepat terhadap pertumbuhan Kale curly. Metode rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor, yaitu dosis pupuk organik cair. Faktor perlakuan terdiri dari 4 perlakuan, yaitu 0 ml/tanaman, 50 ml/tanaman, 100 ml/tanaman, dan 150 ml/tanaman. Jumlah ulangan percobaan adalah 3 kali. Variabel pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot brangkasan, bobot panen, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 memberikan hasil terbaik, dengan jumlah daun 10 helai, tinggi tanaman rata-rata 26 cm, bobot brangkasan 397 g, bobot panen 215 g, dan panjang akar 15 cm. Kesimpulannya, pemberian pupuk organik cair dengan dosis yang tepat (P2) mampu meningkatkan pertumbuhan Kale curly secara optimal.

References

Ahemad, M. dan Kibret, M. 2014.

Mechanisms and applications of plant growth promoting rhizobacteria: Current perspective. J. of King Saud University – Science. Vol. 26 No. 1: 1–20. Tersedia pada: https://doi.org/10.1016/j.jksus.2013.05.001.

Cici, D. dan Niari, S. 2022. Respon

pertumbuhan dan hasil tanaman kale (Brassica oleracea var. achepala) terhadap konsentrasi pupuk cair. J. Berkala Ilmial Pertanian. Vol. 5: No. 4: 222–228.

Dwidjoseputro. 1986. Pengantar Fisiologi

Tumbuhan. Cet. 8. Jakarta: Gramedia.

Hanum, N.N. dan Jazilah, S. 2021.

Pengaruh konsentrasi dan interval pemberian POC morinsa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kale (Brassica oleracea var. acephala). Biofarm : J. Ilmiah Pertanian. Vol. 17 No.1: 15-22. Tersedia pada: https://doi.org/10.31941/biofarm.v17i1.1436.

Hartanto, I. dan Fevria, R. 2019. Analysis

of kale (Brasicca oleraceae) crop cultivation using verticulture method in the city of Padang Panjang. J. of Physics: Conference Series. Seri 1317 No. 1: 1-4. Tersedia pada: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1317/1/012073.

Kolo, E. dan Tefa, A. 2016. Pengaruh

kondisi simpan terhadap viabilitas dan vigor benih tomat (Lycopersicon esculentum Mill). J. Savana Cendana, Vol. 1 No. 3: 112–115. Tersedia pada: https://doi.org/10.32938/sc.v1i03.57.

Kusuma, A.P., Hasanah, R.N. dan

Dachlan, H.S. 2014. DSS untuk menganalisis pH kesuburan tanah menggunakan metode single linkage. J. EECCIS. Vol. 8 No. 1: 61–66.

Maharani, S.D. 2022. Pertumbuhan dan

Produksi Baby Pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis) dengan Perbedaan Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair. Skripsi. (Bogor: Institut Pertanian Bogor).

Novia, W. 2021 Analisis perbandingan

kadar keasaman (pH) tanah sawah menggunakan metode kalorimeter dan elektrometer di Desa Matang Setui. J. Hadron. Vol. 3 No. 1: 10–12. Tersedia pada: https://doi.org/10.33059/jh.v3i1.3758.

Nur, T., Noor, A.R. dan Elma, M. 2016.

Pembuatan pupuk organik cair dari sampah rumah tangga dengan penambahan boaktivator EM4 (Effective Microorganisms). J. Konversi. Vol. 5 No. 2: 5–12.

Nurhafidah et al. 2021. Uji daya kecambah

berbagai jenis varietas jagung (Zea mays) dengan menggunakan metode yang berbeda. J. Agroplantae. Vol. 10 No. 1: 30–39.

Rahmah, A., Izzati, M. dan Parman, S.

Pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar limbah sawi putih (Brassica chinensis L.) terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays L. var. saccharata). J. Buletin Anatomi dan Fisiologi. Vol. 22 No. 1: 65–71.

Rahmawati, I.D., Purwani, K.I. dan

Muhibuddin, A. 2019. Pengaruh konsentrasi pupuk P terhadap tinggi dan panjang akar Tagetes erecta L. (Marigold) terinfeksi mikoriza yang ditanam secara hidroponik. J. Sains dan Seni ITS. Vol. 7 No. 2: 4–8. Tersedia pada: https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i2.37048.

Rahmi, A. dan Jumiati. 2007. Pengaruh

konsentrasi dan waktu penyemprotan pupuk organik cair super ACI terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. J. Agritrop. Vol. 26 No. 3: 105–109.

Ramdani, J. 2018. Pertumbuhan dan hasil

tanaman pakcoy (Brassica chinensis L.) dengan pemberian berbagai takaran kompos dan pupuk phonska di Entisol, Lombok Utara. Skripsi. (Mataram: Universitas Mataram).

Setiawan, A.A. 2021. Pengaruh Pola

Panen Terhadap Produktivitas Tanaman Kale Curly (Brasicca oleraceae var. acephala). Skripsi. (Makassar: Universitas Bosowa).

Tanti, N., Nurjannah dan Kalla, R. 2019.

Pembuatan pupuk organik cair dengan cara aerob. J. ILTEK. Vol. 14 No. 2: 2053–2058. Tersedia pada: https://doi.org/10.47398/iltek.v14i2.415.

Published
2026-01-29
How to Cite
Dini Ayu Triwahyuni, Agief Julio Pratama, & Tri Budiarto. (2026). PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN KALE CURLY. Agrica Ekstensia, 19(2), 37 - 46. https://doi.org/10.55127/ae.v19i2.245