RESPON PADI HITAM DAN PADI UNGU PADA BERBAGAI PUPUK NITROGEN TERHADAP DAYA HASIL, KANDUNGAN AMILOSA, DAN KANDUNGAN PATI

  • Suharno Suharno Dosen
  • Junianto Junianto Program Studi Teknologi Benih, Politeknik Pembangunan Petanian Yogyakarta-Magelang, Jl. Kusumanegara No. 2 Yogyakarta 55167 -Yogyakarta
  • Hasna Hasna Program Studi Teknologi Benih, Politeknik Pembangunan Petanian Yogyakarta-Magelang, Jl. Kusumanegara No. 2 Yogyakarta 55167 -Yogyakarta
Keywords: padi hitam/ungu, nitrogen, kandungan amylose/pati

Abstract

Padi unggul lokal pada umumnya memiliki sifat respon yang rendah terhadap serapan unsur hara nitrogen. Respon yang rendah akan berdampak terhadap daya hasil atau produktivitas. Padi unggul lokal juga memiliki sifat unggul yaitu warna baras yaitu hitam, ungu, putih. Pada umumnya tekstur nasi ditentukan oleh prosentase kandungan amilosa dan kandungan pati. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk Nitrogen terhadap daya hasil, kandungan Amilose, dan kandungan pati. Untuk mengetahui padi unggul lokal, padi hitam dan padi ungu terhadap daya hasil, kandungan amilose, dan kandungan pati. Untuk mengetahui kombinasi perlakuan jenis pupuk Nitrogen pada padi unggul lokal padi hitam dan padi ungu, terhadap daya hasil, kandungan Amilose, dan kandungan pati. Metode penelitian dengan RAKL, faktorial yaitu  padi lokal (beras hitam  dan beras ungu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat jenis pupuk Nitrogen berpengaruh tidak nyata, berbeda tidak nyata terhadap daya hasil padi, kandungan amylose, kandungan pati. Dua jenis padi unggul lokal, padi hitam dan padi ungu berpengaruh sangat nyata dan berbeda nyata terhadap daya hasil, kandungan amylose dan kandungan pati. Kombinasi perlakuan empat jenis pupuk Nitrogen dengan dua padi unggul lokal padi hitam dan padi ungu, berpengaruh sangat nyata dan berbeda nyata terhadap daya,  kandungan amylose dan kandungan pati.

References

Asep Wahyu, 2011. Kajian Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten.
BBPenelitian Padi. 2007. Deskripsi Varietas Padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sukamandi Subang Jawa Barat
Gaspersz. V, 1995. Teknik Analisis dalam Penelitian Percobaan. Penerbit Transito. Bandung.
Gomez, KA dan Gomez, AA. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian, Edisi Kedua. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).
Kementerian Pertanian. 2013. Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah irigasi.
Permentan RI No : 134/Permentan/OT.140/12/2014, Pedoman Percepatan Optimasi Lahan. Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP. Kementerian Pertanian RI.
Suharno. 2015. Uji kedalaman tanam pada dua VUB dengan sistem tanam gogo rancah terhadap daya hasil. Prosiding Semnas Hasil penelitian. Dies Natalis ke-69 Fakultas Pertanian UGM.
Suharno, 2015. RESPONS TANAMAN PADI “KETAN KUTUK” TERHADAP BERBAGAI JENIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS VARIETAS UNGGUL LOKAL” Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian STPP Magelang Jurluhtan Yogyakarta. Volume 22, Nomor 2, Desember 2015. ISSN 1858-1226.
Suharno, 2016. Suharno, 2016. Pengaruh penggunaan alat penyiangan konvensional terhadap peningkatan produktivitas padi. Makalah oral seminar nasional Dies Natalis UNS ke-40 Fakultas Pertanian, tanggal 27-28 April 2016.
TRAINING OF MASTER TRAINER (TOMT). 2015. Pendampingan Mahasiswa Dalam Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai. Pusdikdarkasi BPPSDMP.
Tualar Simarmata, 2008. Teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) untuk Melipatgandakan Produksi Padi dan Mempercepat Pencapaian Kedaulatan Pangan di Indonesia.Universitas Padjajaran Bandung.
Published
2020-01-09
How to Cite
Suharno, S., Junianto, J., & Hasna, H. (2020). RESPON PADI HITAM DAN PADI UNGU PADA BERBAGAI PUPUK NITROGEN TERHADAP DAYA HASIL, KANDUNGAN AMILOSA, DAN KANDUNGAN PATI. Agrica Ekstensia, 13(2), 1-8. https://doi.org/10.55127/ae.v13i2.25