PENGARUH BEBERAPA DOSIS PUPUK ORGANIK HAYATI DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG

  • Mahmudah Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Makruf Wicaksono Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Elrisa Ramadhani Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Wikka Sasvita Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Jl. Binjai Km. 10 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Jagung , Pupuk Kandang Sapi, Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)

Abstract

Jagung merupakan salah satu sumber pangan di Indonesia. Usaha untuk meningkatkan pertumbuhan jagung diantaranya adalah pemberian pupuk kandang dan pupuk hayati. Pupuk organik hayati Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) mampu mensintesis fitohormon terutama IAA dan ACC deaminase, memfiksasi nitrogen, meningkatkan ketersediaan hara P dan hara lainnya, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dosis pupuk organik hayati Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yaitu dosis pupuk organik hayati dan dosis pupuk kandang. Perlakuan pupuk organik hayati adalah 0 ltr/ha, 2 ltr/ha, 4ltr/ha dan 6 ltr/ha dan perlakuan pupuk kandang kotoran sapi adalah 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha dan di analisis dengan ANOVA (5%) dan beda nyata terkecil (5%). Hasilnya mengungkapkan bahwa tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan panjang akar tanaman jagung tidak semua menunjukkan adanya interaksi antara pemberian PGPR dengan pupuk kandang kecuali terhadap parameter jumlah daun pada 3 mst dengan perlakuan P0K2 ( 0 l/ha PGPR dan 10 ton/ha pupuk kandang) dan perlakuan P3K3 (6 ltr/ha PGPR dan 15 ton/ha pupuk kandang) dengan rataan jumlah daun terbanyak sebesar 5,67. Tidak ada pengaruh pemberian pupuk hayati PGPR terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada semua perlakuan. Pengaruh pemberian pupuk kandang terhadap tanaman jagung berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman pada umur 2 mst dan berpengaruh nyata pada umur 3 mst.

References

BPS. 2019. Luas Panen, Produksi dan Rata-Rata Produksi jagung menurubupaten/Kota Tahun 2016 di Provinsi Sumatera Utara. 13 Februari 2019

Suarni dan Yasin. 2011. Jagung sebagai Sumber Pangan Fungsional. Jurnal Iptek Tanaman Pangan.Vol. 6 No.1 :41-56

Direktorat Jenderal Prasarana dan sarana Pertanian. 2015. Pedoman Upaya khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai melalui Program Perbaikan Jaringan Irigasi dan sarana Pendukungnya TA 2015. Jakarta

Bara A. 2010. Pengaruh dosis pupuk kandang dan frekuensi pemberian pupuk urea terhadap pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L.) di lahan kering. Skripsi:Institut Pertanian Bogor

Leki W, Lelang MA, Taolin RICO. 2015. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays, L.) yang Ditumpangsarikan dengan Kedelai (Glysine max, L). Savana Cendana. Vol. 1 No. 1 : 17–23

Sirappa dan Razak. 2010. Peningkatan Produktivitas Jagung Melalui Pemberian Pupuk N, P, K dan pupuk Kandang pada Lahan Kering di Maluku. Proc. Pekan Serealia Nasional: 277- 86

Rahni NM. 2012. Efek Fitohormon PGPR terhadap Pertumbuhan Jagung (Zea mays). Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah. Vol.3 No. 2 : 27-35.

Moelyohadi Y, Harun U, Munandar, Hayati R, dan Gopar N. 2012. Pemanfaatan Berbagai Jenis Pupuk Hayati pada Budidaya Tanaman Jagung (Zea mays. L) Efisien Hara di Lahan Kering Marginal. Jurnal Lahan Suboptimal. Vol. 1, No.1: 31-39

Sari RP dan Sudiarso. 2019. Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis Zea mays

saccharata Sturt). Jurnal Produksi Tanaman Vol. 7 No. 4:738–47

Ningrum WA, Karuniawan PW, dan Setyono YT. 2017. Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Kelinci Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata). Jurnal Produksi Tanaman. Vol. 5 No. 3: 433 – 40

Galu G., Sutejo H, dan Kamarubayana L. 2017. Pengaruh Pupuk Kandang Sapi Dan Pupuk Organik Cair Super Natural Nutrition Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt.) Varietas Honey. Jurnal Agrifor. Vol.16 No. 2:183-94

Hanafiah KA. 2011. Rancangan Percobaan: Teori dan Aplikasi. Rajawali Press. Jakarta

Sopiandi, Hilman, Nurdiana, dan Tustiyan I. 2019. Pengaruh Konsentrasi PGPR Dan Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays S.). Agritrop. Vol. 17 No. 2:113-21

Anjardita IMD, Raka IGN, Mayun IA, dan Sutedja IN. 2018. Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobakteria (PGPR) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika. Vol. 7 No. 3: 447- 56

Wayah E, Sudiarso, dan Soelistyono R. 2014. Pengaruh Pemberian Air dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.). Jurnal Produksi Tanaman.Vol. 2 No. 2: 94-102.

Mukhtar M, Djunu SS, Widiantara IWGA. 2018. Pemberian Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan, Produksi Biomasa Pada Beberapa Varietas Jagung Hibrida (Zea Mays). Jambura Jounal of Animal Science. Vo. 1 No 1: 18-23

Purba RV dan Sudiarso. 2020. Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Sapi pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Jurnal Produksi Tanaman. Vol. 8 No. 6 : 9-12

Published
2020-12-17