STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER KAMPUNG RENDANG DI KOTA PAYAKUMBUH, SUMATERA BARAT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kelemahan pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh, selain itu untuk menganalisi peluang dan ancaman pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh, dan untuk menganalisis strategi terbaik dalam pengembangan pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh menggunakan Analisis SWOT. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan studi kasus pada Kampung Rendang Kota Payakumbuh dengan sampel responden sebanyak 15 pihak terkait. Hasil deskriptif didapatkan dari analisis dianalisis secara Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Anlisis Matrix IE (Internal External), Analisis SWOT, dan analisis pemilihan strategi dengan menggunakan perhitungan kuantitatif melalui QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan strategi prioritas paling utama ditujukan pada peningkatan upaya branding dan memperkuat diferensiasi produk untuk menghadapi persaingan dengan produk rendang lainnya di pasar. Fokus strategi ini tertuju pada keunggulan produk seperti variasi yang beragam, penggunaan bahan unik, dan kualitas rasa yang terjamin dapat membantu unit usaha membedakan dirinya dari pesaing. Prioritas strategi pertama pada pengembangan ini menunjukan nilai TAS dari QSPM terbesar yaitu (7,00) yang berarti strategi ini yang perlu dilakukan dalam jangka waktu yang dekat.References
Aji, Ardito Atmaka, Arif Satria, dan Budi Hariono. 2014. Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Padi Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Kabupaten Jember. Jurnal Manajemen & Agribisnis, Vol. 11 No. 1, Maret 2014.
Akmal, Z., & Khairul, K. (2023). Strategi Dinas Koperasi dan UKM Dalam Peningkatan Pendapatan Pelaku UMKM Di Kota Payakumbuh. Diakses dari https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/5280.
Amartha. 2023. 6 Strategi dan Tujuan Pemberdayaan UMKM di Indonesia. (n.d.). Diakses dari https://amartha.com/blog/usaha-mikro-ukm/tips-bisnis/6-strategi-dan-tujuan-pemberdayaan-umkm-di-indonesia/.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. 2024. Kunjungan Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata (DTW) Berbayar Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat (orang), 2021-2023. https://sumbar.bps.go.id/indicator/16/312/1/kunjungan-wisatawan-pada-daya-tarik-wisata-dtw-berbayar-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-sumatera-barat-.html. Diakses 04 May 2024.
Badan Pusat Statistik Kota Payakumbuh. 2023. BPS data seluruh Koperasi dan UMKM di Kota Payakumbuh. Antara Sumbar. https://sumbar.antaranews.com/berita/582669/bps-data-seluruh-koperasi-dan-umkm-di-kota-payakumbuh. Diakses 04 May 2024.
DPJB Kemenkeu. 2023. UMKM Goes Digital, djpb.kemenkeu.go.id, 11 Mei 2023, https://djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/ntt/id/data-publikasi/artikel/2886-umkm-goes-digital.html, diakses 11 Desember 2023.
Evelyn, E. (2018). Analisis Manajemen Strategi Bersaing Dengan Matriks IE, Matriks SWOT dan Matriks QSPM pada PT. Xyz. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 2(4).
Lubis. (2022). Diakses dari https://www.sudutpayakumbuh.com/payakumbuh-kota-kuliner-kenali-10-jajanan/.
Ramadani. 2020. Manfaatkan Teknologi Digital untuk Tingkatkan Daya SaingUMKM,news.bsi.ac.id,13April2023,https://news.bsi.ac.id/2023/04/13/teknologi-digital-tingkatkan-saing-umkm/, diakses 11 Desember 2023.
Saputra, A., & Antoni, S. (2023). BPS data seluruh Koperasi dan UMKM di Kota Payakumbuh. Diakses dari https://sumbar.antaranews.com/berita/582669/bps-data-seluruh-koperasi-dan-umkm-di-kota-payakumbuh.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Suhayati. 2023. UMKM 2023: Kendala Memasuki Pasar Digital, mediaindonesia.com, 3 Januari 2023, https://mediaindonesia.com/opini/548450/umkm-2023-kendala-memasuki-pasar-digital, diakses 12 Desember 2023.
Copyright (c) 2026 Yusra Muharami Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










