Minat Pekebun Menggunakan Brocap Trap Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang
Abstract
Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat minat pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi Minat Pekebun Menggunakan Brocap Trap dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi (PBKo) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun berada pada kategori sedang yaitu 63,93%, Hasil regresi linear berganda terhadap minat pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 10,374 + 0,075X1 + 0,340X2 – 0,550X3 – 0,291X4 + 0,488X5 + 0,249X6 + 0,164X7 + e. Uji F menunjukkan semua variabel bebas umur (X1), pendidikan (X2), luas lahan (X3), pengalaman bertani (X4), akses sumber informasi (X5), ketersediaan sarana prasarana (X6) dan peran penyuluh (X7) berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun (Y). Uji T atau parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun (Y) adalah pengalaman bertani (X4), akses sumber informasi (X5), ketersediaan sarana prasarana (X6) dan peran penyuluh (X7) sedangkan umur (X1), pendidikan (X2) dan luas lahan (X3) tidak berpengaruh signifikan
References
[2] BSIP Pertanian, “Peluang dan Daya Saing Kopi Indonesia,” Kompas.com. Accessed: Apr. 17, 2025. [Online]. Available: https://tanamanindustri.bsip.pertanian.go.id/berita/tren-2025-peluang-dan-daya-saing-kopi-indonesia
[3] Direktorat Jenderal Perkebunan, Statistik Perkebunan 2023-2025 Jilid I. Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan, 2024.
[4] BPS Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka 2024. Medan: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, 2024.
[5] BPS Deli Serdang, Kabupaten Deli Serdang Dalam Angka 2024. Lubuk Pakam: Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang, 2024.
[6] BBPPTP, “Laporan Serangan OPT Utama Tanaman Perkebunan,” no. Triwulan I, Wilayah Kerja Sumatera Utara: Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan, 2024.
[7] C. Solichah, D. Wicaksono, W. Waluya, and R. R. Brotodjojo, Pengendalian Hayati Hama Dan Penyakit Tanaman Kopi. Yogyakarta: UPN Veteran Yogyakarta, 2020. [Online]. Available: http://eprints.upnyk.ac.id/35695/%0Ahttp://eprints.upnyk.ac.id/35695/1/BUKU KOPI.pdf
[8] Puryantoro, S. Sari, and F. Jaya, “Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi (PBKo) bagi Kelompok Tani Sejahtera Desa Kayumas Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo,” PengabdianMu J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 7, no. 5, pp. 739–745, 2022, doi: 10.33084/pengabdianmu.v7i5.3877.
[9] M. Mandang, M. F. L. Sondakh, and O. E. H. Laoh, “Karakteristik Petani Berlahan Sempit Di Desa Tolok Kecamatan Tompaso,” Agri-Sosioekonomi, vol. 16, no. 1, p. 105, 2020, doi: 10.35791/agrsosek.16.1.2020.27131.
[10] D. C. Anindita, A. H. P. Nareswari, and Y. Saputra, “Sosialisasi Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi (Pbko) Di Kth Tani Makmur, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung,” J. Pengabdi. Masy. Berkemajuan, vol. 7, no. 3, pp. 1948–1952, 2023, doi: 10.31764/jpmb.v7i3.17236.
[11] A. Soesana et al., Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yayasan Kita Menulis, 2023.
[12] S. Aziz, C. Nuraini, and A. Saepudin, “Hubungan Kompetensi Dan Motivasi Petani Dengan Produktivitas Padi Sawah (Kasus Pada Usahatani Padi Sawah di Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis),” Agibussines Syst. Sci. J., vol. 1, no. 1, pp. 9–14, 2020.
[13] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Yogyakarta: CV. ALFABETA, 2023.
[14] U. Ardhianti and A. I. Susanty, “Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Suatu Perusahaan Di Jakarta,” J. Menara Ekon. Penelit. dan Kaji. Ilm. Bid. Ekon., vol. 6, no. 3, pp. 98–105, 2020, doi: 10.31869/me.v6i3.2131.
[15] M. Indartini and Mutmainah, Analisis Data Kuantitatif Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Uji Korelasi dan Regresi Linier Berganda, vol. 14, no. 5. Klaten: Penerbit Lakeisha, 2024.
[16] R. Vikaliana et al., Ragam Penelitian dengan SPSS, Cetakan Pe. Penerbit Tahta Media Group, 2022.
[17] S. H. Sahir, Metodologi Penelitian, I. Jogjakarta: Penerbit KBM Indonesia, 2021.
[18] W. Girsang, R. Purba, and Rudiyantono, “The Intensity of Pest Attack Coffee Borer (Hypothenemus Hampei Ferr.) At The Age Level Of Different Coffee Plants And Control Efforts Utilize The Atraktan,” J. Tabaro, vol. 4, no. 1, pp. 27–34, 2020.
[19] G.- Mardiatmoko, “Pentingnya Uji Asumsi Klasik Pada Analisis Regresi Linier Berganda,” BAREKENG J. Ilmu Mat. dan Terap., vol. 14, no. 3, pp. 333–342, 2020, doi: 10.30598/barekengvol14iss3pp333-342.
[20] V. S. Meilani, T. R. D. A. Nugroho, and F. Hasan, “Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani untuk berusahatani cabe jamu secara intensif di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto,” Agriscience, vol. 3, no. 2, pp. 269–282, 2022, doi: 10.21107/agriscience.v3i2.15522.
[21] T. Setiyowati, A. Fatchiya, and S. Amanah, “Pengaruh Karakteristik Petani terhadap Pengetahuan Inovasi Budidaya Cengkeh di Kabupaten Halmahera Timur,” J. Penyul., vol. 18, no. 02, pp. 208–218, 2022, doi: 10.25015/18202239038.
[22] E. Mustiyanti, S. Nurlaela, and S. Sujono, “Determinan Minat Petani Dalam Budidaya Kedelai Sesuai Standard Operating Procedures (SOP): Sebuah Analisis Regresi Linier Berganda,” JSEP (Journal Soc. Agric. Econ., vol. 15, no. 3, p. 349, 2022, doi: 10.19184/jsep.v15i3.33608.
[23] L. Effendy and R. Diantoro, “Partisipasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Padi Sawah Di Kecamatan Sindangwangi Majalengka,” Agriekstensia, vol. 19, no. 1, 2020, doi: 10.34145/agriekstensia.v19i1.587.
[24] T. Nurhayati, E. Krisnawati, and N. Widyastuti, “Minat Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Dengan Teknologi Urea Berlapis Asam Humat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rancakalong Sumedang,” J. Penyul. Pertan., vol. 15, no. 2, pp. 21–30, 2021, doi: 10.51852/jpp.v15i2.444.
[25] F. Solehudin, T. Widodo, and Y. Haryanto, “Minat Petani Terhadap Penggunaan Teknologi Feromon Seks Pada Budidaya Bawang Merah Di Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka,” JAS (Jurnal Agri Sains), vol. 5, no. 2, p. 132, 2021, doi: 10.36355/jas.v5i2.667.
[26] S. Syaqilla, R. Hartono, and A. Maryani, “Minat Anggota KWT Dalam Penggunaan Trichoderma sp. Pada Budidaya Cabai (Capsicum annum L.) Di Desa Tungkal I Kecamatan Tungkal Ilir,” J. Inov. Penelit., vol. 1, no. 4, pp. 659–672, 2020, doi: 10.47492/jip.v1i4.134.
[27] S. M. Pratasis, J. S. Tambas, and M. F. L. Sondakh, “Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Pada Kelompok Tani Padi Sawah Teguh Bersinar Di Desa Kaneyan Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan,” Agri-Sosioekonomi, vol. 19, no. 1, pp. 267–278, 2023, doi: 10.35791/agrsosek.v19i1.46121.
Copyright (c) 2026 ferdy, nora dan iman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










